Bab II: Membangun Kreativitas dan Inovasi

Kewirus Bab 2
Jelaskan apa yang dimaksud dengan Inovasi?
2. Bagaimana peranan inovasi dalam kewirausahaan?
3. Bagaimana proses inovasi?
4. Jelaskan yang dimaksud dengan Kreativitas!
5. Bagaimana peranan kreativitas dalam kewirausahaan?
6. Bagaimana berfikir kreatif dalam kewirausahaan?
7. Bagaimana cara membangun kreatifitas?
8. Jelaskan faktor-faktor yang mendukung inovasi dan kreativitas dalam perusahaan!
9. Jelaskan faktor-faktor yang menghambat inovasi dan kreativitas dalam perusahaan!
10. Pilih seorang pengusaha sukses dan perusahaannya untuk dipelajari dan buat ringkasan atas pengusaha dan perusahaan tersebut. Adapun data tentang pengusaha adalah nama, sejarah diri,visi misi, nilai-nilai yang dianut, kegagalan dan kesuksesan dalam membangun usaha, strategi membangun usaha dan hal-hal lain yang dianggap penting. Adapun tentang perusahaannya adalah nama perusahaan, sejarah, visi, misi, produk-produk perusahaan, manajemen pemasaran, manajemen keuangan, manajamen sumber daya manusia, manajemen operasi, teknologi informasi dan hal-hal lain yang dianggap perlu
11. Memilih satu usaha yang akan dikerjakan berdua selama satu semester. Berikan gambaran usaha tersebut
12. Buatkan diferensiasi atau perbedaan dari bisnis sejenis dengan konsep kreativitas dan inovasi pada usaha yang dipilih sehingga terlihat perbedaan dengan pesaing!
Jawaban bab 2
1. Inovasi adalah kemampuan mengembangkan ide-ide untuk memecahkan masalah, menemukan peluang-peluang dari ide-ide tersebut, untuk dapat diterima oleh pasar.
2. Scumpeter dalam rambat (2004) mendukung pendapat bahwa pengusaha merupakan inovator, yang tidak selalu sebagai orang yang mengatur pengalokasian sumber daya dalam usaha eksploitasi invensi, yang mungkin saja sudah ada sebelumnya. Pengusaha menciptakan kombinasi baru dari panggunaan faktor produksi.
3. Proses Inovasi yaitu :
– Tahap 1 : Perilaku inovasi dimulai dari pengenalan masalah dan penghimpunan ide atau solusi, dapat berupa sesuatu yang baru atau merupakan adaptasi dari situasi yang lain (generating idea)
– Tahap 2 : Berusaha mencari dukungan untuk ide tersebut dan mencoba membangun kerjasama antar pembangun ide (harvesting idea)
– Tahap 3 : Menyelesaikan ide tersebut dengan membuat modul atau prototipe inovasi dalam wujud nyata yang dapay dirasakan/ disentuh dan mengubahnya ke arah penggunaan yang produktif atau terlembagakan (implementing idea)
4. Kreativitas adalah kemampuan mengembangkan ide-ide untuk memecahkan masalah dan menemukan peluang-peluang dari ide-ide tersebut.
5. Inovasi dan kerativitas berbeda wilayah domain yang sama,teapi memiliki batasan yang tegas.Kreatifitas merupakan langkah pertama menuju inovasi yang terdiri atas berbagai tahap.Kreatifitas berkaitan dengan produksi kebaruan dan ide yang bermanfaat sedangkan inovasi berkaitan dengan produksi atau adopsi ide yang bermanfaat dan implementasinya.
Istilah entrepreneurship sebenarnya berasal dari kata entrepreneur, yang dapat diterjemahkan menjadi kewirausahaan. Kewirausahaan adalah suatu kemampuan dalam berfikir kreatif dan berperilaku inovatif yang dijadikan dasar, sumber daya tenaga penggerak tujuan, siasat, kiat danproses dalam menghadapi tantangan hidup.
6. Beberapa cara untuk membangun kreativitas dalam perusahaan :
1. Masukkan kreativitas sebagai nilai inti perusahaan
2. Merangkul keragaman
3. Mengharapkan kreativitasi
4. Mengharapkan dan memberi ruang pada kegagalan
5. Mendorong rasa ingin tahu.
6. Melakukan perubahan tata ruangan secara periodic.
7. Memandang masalah sebagai tantangan
8. Memberikan pelatihan kreativitas
9. Memberikan dukungan
10. Mengembangkan prosedur untuk menangkap ide-ide
11. Berbicara dengan pelanggan
12. Mencari tahu kegunaan produk atau jasa perusahaan
13. Memberi penghargaan terhadap kreativitas
7. PROSES KREATIF
1. Persiapan
Langkah ini mencangkup mempersiapkan akal untuk siap berfikir kreatif, Pelatihan
formal, pelatihan saat kerja, pengalaman bekerja dan mengambil peluang belajar lainnya.
Pelatihan ini memberikan dasar cara membangun kreatifitas dan inovasi.
2. Investigasi
Di langkah ini diharapkan mengembangkan pemahaman kuat atas masalah, situasi atau
keputusan yang ada.
3. Transformasi
Berarti harus memandang persamaan dan perbedaan yang ada pada informasi yang
dikumpulkan.
4. Inkubasi
Alam bawah sadar memerlukan waktu untuk merefleksi informasi yang dikumpulkan.
5. Iluminasi

Fase dalam proses kreatif ini terjadi selama fase inkubasi ketika terobosan spontan
menyebabkan “bola lampu menyala”.
6. Verifikasi
Bagi wirausahawan, memvalidasi ide memastikan akurasi dan manfaatnya, dijalankan
dengan melakukan percobaan, menjalankan simulasi, menguji pemasaran produk atau
jasa, menetapkan program pemandu dalam skala kecil, membuat prototype dan banyak
kegiatan lainnya yang dirancang untuk memverifikasi bahwa ide baru tersebut bisa
diterapkan dengan berhasil dan praktis.
7. Implementasi
Focus dari langkah ini adalah untuk mengubah ide menjadi kenyataan.
8. Faktor-faktor yang mendukung utuk tercapainya keberhasilan inovasi-inovasi menurut
James Brian Quinn (1995) adalah :
1. Iklim inovasi dan visi
2. Orientasi pasar
3. Organisasi yang tetap datar dan kecil
4. Proses belajar interaktif
9. faktor penghambat ini dapat diklasifikasikan atas dua unsur utama yaitu hambatan struktural dan proses,
hambatan struktural terdiri dari
– hambatan psikologis
– hambatan budaya
– hambatan lingkungan
hambatan proses terdiri dari
– hambatan dalam memilih bahasa berfikir karena keterpakuan fungsionnal
– kebiasaan memandang dengan cara yang sama

10.  Pilih seorang pengusaha sukses dan perusahaannya untuk dipelajari dan buat ringkasan atas pengusaha dan perusahaan tersebut. Adapun data tentang pengusaha adalah nama, sejarah diri,visi misi, nilai-nilai yang dianut, kegagalan dan kesuksesan dalam membangun usaha, strategi membangun usaha dan hal-hal lain yang dianggap penting. Adapun tentang perusahaannya adalah nama perusahaan, sejarah, visi, misi, produk-produk perusahaan, manajemen pemasaran, manajemen keuangan, manajamen sumber daya manusia, manajemen operasi, teknologi informasi dan hal-hal lain yang dianggap perlu

Bob Sadino (lahir di Lampung, 9 Maret 1933; umur 78 tahun), atau akrab dipanggil om Bob, adalah seorang pengusaha asal Indonesia yang berbisnis di bidang pangan dan peternakan. Ia adalah pemilik dari jaringan usaha Kemfood dan Kemchick.

Karir :
-Karyawan Unilever (1954-1955)
-Karyawan Djakarta Lloyd, Amsterdam dan Hamburg (1950-1967)
-Pemilik Tunggal Kem Chicks (supermarket) (1969-sekarang)
-Dirut PT Boga Catur Rata
-PT Kem Foods (pabrik sosis dan ham)
-PT Kem Farms (kebun sayur)

Menurut Bob, banyak orang yang memulai dari ilmu, berpikir dan bertindak serba canggih, arogan, karena merasa memiliki ilmu yang melebihi orang lain.

Sedangkan Bob selalu luwes terhadap pelanggan, mau mendengarkan saran dan keluhan pelanggan. Dengan sikap seperti itu Bob meraih simpati pelanggan dan mampu menciptakan pasar. Menurut Bob, kepuasan pelanggan akan menciptakan kepuasan diri sendiri. Karena itu ia selalu berusaha melayani pelanggan sebaik-baiknya.

Bob menempatkan perusahaannya seperti sebuah keluarga. Semua anggota keluarga Kem Chicks harus saling menghargai, tidak ada yang utama, semuanya punya fungsi dan kekuatan.Bisnis sukses tips Bob Sadino pengusaha sukses. Tips bisnis sukses rahasianya adalah mengalir tanpa rencana bisnis. Bob Sadino berkata kalau dengan rencana bisnis, apa mungkin penjual telur ayam bisa mempunyai bisnis sukses dan menjadi konglomerat Indonesia?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s